dc

(REVIEW) Justice League

Saya bingung mau mulai dari mana untuk bisa ulas film ini. Mungkin, di awal saya langsung kasih aja lah bintang 4 dari 10 bintang. Agak sadis sih ngasih bintang 4, karena sehambar-hambarnya film menurut saya, paling saya cuma kasih bintang 5. Kenapa saya kasih bintang 4, karena menurut saya Justice League ngga menghibur.

MV5BMmU4NjU4NTAtZDFjZC00MjIxLTg5NDQtZjVlZTRjNzg5OWZmL2ltYWdlL2ltYWdlXkEyXkFqcGdeQXVyNDM0OTQzOTc@._V1_SY1000_SX1600_AL_

Source: IMDB

Buat banyak orang yang asal tonton setiap ada film baru di bioskop, pasti akan banding-bandingin Justice League dengan Avengers. Sama seperti saya, tapi, setelah nonton dan berusaha review, saya merasa ngga bisa bandingin Justice League dan Avengers. Karena, semisal saya belum nonton Avengers, saya juga merasa banyak jumping di film itu. Alurnya berantakan.

Sejak awal, film yang disutradarai Zack Snyder, itu terlalu banyak jejelin informasi ke penonton, terutama soal perkenalan jagoannya demi penonton bisa menikmati endingnya. Bisa dilihat dari Wonder Woman (Gal Gadot) yang ngalahin teroris di bank. Lah, kita mah udah tau kan Wonder Woman dari film sebelumnya. Kecuali Aquaman (Jason Momoa) sama Cyborg (Ray Fisher) dan Flash (Ezra Miller). Terus, Aquaman macam ngga guna juga. Toh dia ngga ikutan berantem di air. Dia malah terbang-terbangan sama Cyborg pas klimaks.

Semakin yakin Aquaman adalah tokoh yang ngga seharusnya dilibatin di Justice League kali ini, adalah karena Superman (Henry Cavill) adalah harapan semua orang. Bahkan, Batman, Wonder Woman, Flash, dan Cyborg, mungkin juga begitu. Meskipun, Steppenwolf (Ciaran Hinds/voice) akhirnya kena senjata makan tuan, tapi di tengah cerita, Batman ampe bilang timnya perlu Superman.

Harusnya ada sebuah talkshow yang mengundang sutradara Avengers (Joss Whedon) dan Snyder dan membahas apa sih yang ada di benak masing-masing soal film yang mereka buat. Pasti rating TV yang nyiarin talkshow itu melonjak drastis. Kalau cuma ngejar keuntungan dari film, ya seharusnya ngga gitu-gitu juga dong. Kasian kan buat penggemar superhero DC. Jagoannya dibuat konyol cuma karena filmnya di luar ekspektasi.

Akhir kata, saya telat banget review film ini. Daripada blognya sepi ya kan. Ntar lagi sebelum pergantian tahun, saya mau review Star Wars: The Last Jedi.